Sunday, February 21, 2010

Sakelar Tunda Serba Guna

Sakelar tunda merupakan rangkaian sakelar yang bekerja dengan menggunakan waktu tunda tertentu . Waktu tunda ini bisa di setel sesuai keinginan  misalnya 1 menit , 5 menit sampai 1 jam . Rangkaian sakelar tunda ini boleh di bilang serba guna dalam penggunaanya misalnya untuk memadamkan lampu , penerapan lainnya adalah sebanyak kemampuan fantasi kita .  tapi yang perlu diperhatikan adalah kemampuan pembebanan relay karena relay ini punya type berbeda dan kemampuan pembebanan maksimumnya juga beda. Sekarang mari kita perhatikan gambar skema rangkaianya di bawah ini :



Skema sakelar tunda serba guna
 Skema PSU


Rangkaian saklar tunda serba guna ini terdiri dari tiga blok yaitu : pencatu daya, pencacah, dan rangkaian logika. Catu daya menggunakan IC 7805 yang menghasilkan keluaran 5 Volt stabil dan satu lagi keluaran 12 Volt untuk mencatu Relay. Pencacah menggunakan sebuah IC 1 , dua resistor dan satu kondensator. R1 , R2 dan C5 untuk menentukan frequensi osilator yang sudah terintegrasi di dalam IC 1 . IC 1 dikemudikan dari masukan reset , kalau di sini ada logika “ 1 “ maka semua keluaranya adalah “ 0 “ dan pencacah dalam kondisi “ 0 “ . Jika isyarat di masukan reset menjadi “ 0 “ maka pencacah mulai bekerja . Penjelasan kerja IC 1 tidak perlu dijelaskan karena terlalu panjang .  Yang kita perlukan adalah bahwa dengan di tekannya satu tombol S1 pencacah mulai bekerja , bersamaan dengan itu harus ada relay yang di tarik dan menyalakan lampu dan relay ini harus jatuh kembali kalau keluaran pencacah yang terpilih sudah menjadi “ 1 “ . Pekerjaan rangkaian logika dilakukan oleh rangkaian flip flop yang di kerjakan oleh N2 dan N3 .  Jika kita ingin lampu tetap menyala secara terus menerus maka sakelar S2  di tutup . Titik TP di gunakan untuk pengujian saja waktu tundanya 3,5 detik.

Pesan terakhir setiap kali kita bekerja dengan jaringan listrik maka perlu di perhatikan peraturan yang berlaku , sebab kebanyakan Orang ( setengah “ Ahli “ ) meremehkan hal keamanan dalam pekerjaan itu . Sudah cukup banyak orang meninggal oleh kontak langsung dengan jaringan . Itu belum semua sering sering mendapat sentakan “ kecil “ akan juga menggangu kesehatan misalnya : sering merasakan nyeri di dalam dada . Untuk itu berhati hatilah…!


Daftar komponen :


R1, R2 = 470 K
R3,R5,R6 = 10 K
R4 = 1 M
C1, C2 = 10 nF
C3 = 470 uF / 16 v
C4 = 100nF
C5 = 470 nF
Q1 = BC 547B
D1 = 1N4148
IC1 = 4060
IC2 = N1- N3 = 4093.
IC3 = 78L05
S1 = Sakelar tekan satu kutub.