Thursday, October 29, 2009

Tone Control Sederhana

Tone control merupakan rangkaian yang berfungsi untuk mengatur nada rendah dan nada tinggi atau biasanya di sebut bass dan treble. Sebelumnya sudah pernah diposting sebuah amplifier sederhana , postingan berikut ini merupakan rangkaian tone control sederhana yang terdiri dari 3 potensio meter , 4 resistor dan 7 capasitor. Hasilnya sudah cukup lumayan jika di gabungkan dengan amplifier sederhana yang sebelumnya sudah pernah di posting. VR 1 berfungsi sebagai Volume dan dilengkapi dengan sakelar Loudness. VR 2 sebagai pengatur nada Treble dan VR 3 sebagai pengatur nada Bass. Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan skemanya berikut ini :

Daftar komponen :
R1,R2 = 6K8
R3 = 680
R4 = 5K6
VR1 = 50K CT
VR2, VR3 = 50K
C1 = 4n7
C2 = 10nF
C3 = 4,7 uF
C4 = 2n2
C5 = 15 nF
C6 = 40 nF
C7 = 100 nF

Tuesday, October 20, 2009

Amplifier Sederhana Dengan IC LM 2002

Dengan mengunakan sebuah IC LM 2002 yang harganya cukup murah kita sudah dapat membuat Amplifier yang berkualitas dengan daya keluaran sebesar 8 Watt. IC LM 2002 mempuyai spesifikasi di antaranya rendah distorsi , rendah noise , impedansi masukan tinggi ( 150 K Ohm ), bekerja pada tegangan 5 – 20 Volt DC dengan arus Maximum 3,5 A. Skema Amplifier ini sangat sederhana dengan 1 buah IC LM 2002 di tambah 2 buah resistor dan 5 buah capasitor sudah menjadi sebuah amplifier yang berkualitas.

Gambar skema di buat satu kanal untuk membuat stereo tinggal di buat satu lagi , dan daya keluaranya pun bertambah menjadi 16 Watts.Tambahkan Tone Control untuk memperbaiki kualitas audionya. Jika tidak ingin pakai tone control bisa juga ditambahkan satu Potensio meter di bagian input sebagai pengatur Volume.



Daftar komponen:
R1 = 220 Ohm
R2 = 22 Ohm
C1 = 10 uF
C2 = 470 uF
C3 = 2 uF
C4 = 0,2 uF
C5 = 200 uF
IC = LM 2002.


Thursday, October 15, 2009

Skema Lampu Hemat Energi Philips 11 Watts

Lampu hemat energi atau biasa di sebut LHE adalah lampu neon yang sudah umum di gunakan saat ini. Ada beberapa kelebihan yang bisa di dapat yaitu lebih terang, mudah di nyalakan dan hemat listrik . Memang ada kekurangan dari lampu ini yaitu umurnya lebih pendek di bandingkan lampu neon jenis TL dari pengalaman memakai lampu LHE ini maksimal dapat bertahan selama 2 tahun , sedangkan lampu neon jenis TL bisa bertahan lebih dari 4 tahun.

Di bawah ini adalah skema lampu hemat energi dari Philips Ecotone 11 Watts.


Daftar Komponen :
R1 = 10 / 1 W
R2, R3 = 10
R4,R6 = 18
R5 = 510 K
R7 = 510 K
C1 = 2,2 uF / 400 V
C2 = 220 nF / 400V
C3, C4 = 2,2 uF / 50 V
C5 = 2,2 nF / 630 V
C6 = 3,3 nF / 1300V
C7 = 33 nF/ 400 v
D1, D2, D3 = 1N4007
Q1 , Q2 = DK51
L1, L5 = Trafo
L2, L3, L4 = Trafo

Semua resistor satuanya Ohm. Setiap merk lampu LHE mempunyai sekema yang berbeda dan kualitasnya juga berbeda.

Tuesday, October 13, 2009

Rename Registered Owner Windows XP

Setiap komputer yang bekerja dengan system operasi Windows XP pasti menyimpan nama registrasi pemiliknya. Nama Registrasi ini di isikan pada saat melakukan instalasi Windows bisa berisi nama perusahaan atau nama orang sebagai pemilik. Nama ini akan tersimpan dalam Registry Windows XP. Jika anda ingin mengganti nama registrasi itu dengan nama lainya bisa di lakukan dengan memanfaatkan registry Windows.

Berikut ini langkah langkahnya:
  1. Klik menu Start / Run.
  2. Ketikkan “ regedit” ( tanpa tanda kutip).
  3. Carilah Entry berikut : HKEY_LOCAL_MACHINE / SOFTWARE / Microsoft / Windows NT / CurrentVersion . Lihat pada bagian kanan dan klik ganda pada pilihan “ Registered Owner Key “ Selanjutnya tinggal di ganti dengan nama yang baru .

Sebelum melakukan perubahan registry sebaiknya lakukan backup registry terlebih dahulu.