Wednesday, September 30, 2009

Edit Dokumen PDF dengan Open Office

Biasanya Jika kita mengedit file pdf di lakukan dengan menggunakan software PDF EDITOR misalnya : Foxit pdf editor tapi kita tahu bahwa Software Editor Pdf ini tidak Gratis. Sebenarnya ada cara yang mudah dan gratis yang bisa di lakukan untuk mengedit dokumen PDF yaitu dengan menggunakan Open Office. Caranya sebagai berikut:

  1. Pastikan di Komputer kita sudah ter instal Open Office.
  2. Download File Extension manager berikut ini ( Ukuran file 1,1 Mb )
  3. Extrac file di mana saja, misal hardisk C.
  4. Buka Program Open Office , Klik pada menu Tools / Extension Manager / Add .Kemudian silahkan cari file yang sudah di Extrac tadi di Hardisk C. kemudian dobel klik file tadi untuk melakukan penginstalan Extension manager.

Untuk menggunakanya buka Program Open Office terlebih dahulu kemudian pilih menu File / Open atau tekan keyboard CTRL + O dan cari file PDF yang akan di Edit .

Sekarang File / dokumen PDF sudah terbuka dan siap untuk di edit .

Thursday, September 24, 2009

Menjumlahkan angka di banyak Sheet

Kita di minta untuk menjumlahkan angka pada sebuah lembar kerja ( worksheets ) tetapi dalam lembar kerja itu ada 3 buah sheets atau lebih contohnya: sheet1, sheet2, sheet3. Pada Sheet1 dan Sheet2 terdapat nilai berupa angka penjualan beberapa merek sepeda motor, dan sheet3 merupakan total jumlah nilai dari Sheet1 dan Sheet2. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini :

Ini adalah Sheet1:


Ini adalah Sheet2:


Ini adalah Sheet3 yang merupakan penjumlahan total penjualan dari Sheet1 dan Sheet2:

Untuk meyelesaikannya kita masukan formulanya di Sheet3, untuk lebih jelasnya Download Jawabannya di sini , file type ODS di buka dengan Open Office.

Tuesday, September 22, 2009

Berkenalan dengan Open Office

Open Office adalah sebuah aplikasi kantoran yang sanggup menadingi aplikasi keluaran Microsoft, jika Microsoft mempunyai Excel maka Open Office mempunyai Calc , jika Microsoft ada Word, Open Office pun ada Writer, Microsoft punya Power Point maka Open Office punya Impress , jika Microsoft punya Access untuk menangani data base maka Open Office pun punya Base.

Mungkin dari sekian banyak pengguna komputer masih segan untuk beralih ke Open Office , sebelumnya pun saya juga merasakan hal yang sama tetapi setelah saya mencoba sendiri Open Office saya merasakan bahwa Open Office merupakan aplikasi gratisan yang sangat hebat. Sekarang saya bahkan lebih sering menggunakan Open Office. Jika anda saat ini masih menggunakan aplikasi Excel bajakan, saya sarankan untuk mencoba aplikasi Open Office ini, Jika ada yang gratis kenapa harus bayar .

Feature Open Office yang paling saya suka yaitu dapat meng konversi ke file pdf, bisa menjadi editor file pdf dengan menambahkan Extension manager ( kalo di Firefox seperti Add-ons ) dan banyak lagi kelebihan lainya. Versi terbaru Open Office saat saya menulis yaitu versi 3.1.1. ukuran filenya kira kira 153 Mb saya mendownload memerlukan waktu 1,5 jam. Jika koneksi internet anda lambat maka bisa lebih lama.

Jika anda ingin bermigrasi dari Aplikasi Microsoft ke Open Office jangan kawatir karena semua dokumen punya Microsoft akan langsung dapat di buka dengan Open Office. Tetapi file Open Office tidak bisa di buka dengan Aplikasi Microsoft.

Setelah sedikit berkenalan dengan Open Office maka untuk postingan pada blog saya akan di tambahkan kategori postingan Tips Open Office dan akan membahas mengenai penggunaan Open Office terutama Spreadsheet. Kita akan belajar bersama sama tips menggunakan Open Office Calc.

Menjumlahkan angka.

Kita di minta untuk menjumlahkan angka di sel C5 sampai L15 sehingga hasilnya terlihat pada gambar di bawah ini :


Bagaimana rumus formulanya download di sini jawabanya. File type ODS hanya bisa di buka pakai Open Office.

Monday, September 21, 2009

Frekwensi Meter dengan IC CA3140

Dari namanya sudah bisa di tebak bahwa alat ini berguna untuk menghitung jumlah frekwensi ( getaran ). Satuannya adalah Hertz dan di hitung setiap detik. Sebagai contoh sederhana manusia bisa mendengarkan suara dengan frekwensi antara 20 Hz sampai 20 KHz artinya bahwa telinga manusia itu hanya sanggup mendengarkan siklus getaran antara 20 getaran per detik sampai dengan 20.000 getaran per detik tidak lebih tidak kurang, tetapi ini justru merupakan anugerah yang luar biasa dari sang Maha Pencipta, coba saja kita bayangkan jika telinga manusia itu bisa mendengarkan frekwensi yang lebih tinggi dari 20 KHz, apa yang akan terjadi bisa bisa semua manusia stress karena telinganya bising dengan suara binatang malam, atau frekwensi radio , frekwensi Ultra sonic dan lain sebagainya.

Langsung saja kita lihat Skema Frekwensi meter berikut ini :


Rangkaian ini cukup sederhana saja dan mempunyai Range pengukuran Frekwensi antara 100 Hz sampai dengan 100 KHz, tentu saja range pengukuranya bisa di tambah atau di kurangi silahkan di modifikasi sendiri.

Rangkaian inti menggunakan IC CA3140 yang bisa di fungsikan sebagai Peak detector, active filter, generator fungsi dll, sanggup beroperasi pada tegangan antara 4V sampai 36V.

Setelah rangkaian selesai di buat maka perlu adanya peyetelan ( kalibrasi ) tentu saja untuk kalibrasi ini kita membutuhkan signal generator yang sudah mempunyai nilai, biasanya di laboratorium atau tukang service elektronika mempunyai alat ini.

Daftar komponen :
R1 = 100 K
R2 = 1 M
C1 = 1 uF
C2 = 0,1 uF
C3 = 0,01uF
C4 = 0,001 uF
C5 = 0,0001uF
D1, D2 = 1N914
VR1, VR2, VR3, VR4 = 50 K
IC1 = CA3140